Perbedaan, Contoh Surat Resmi dan Tak Resmi



Perbedaan Surat Resmi dan Tak Resmi - Di jaman modern ini kita jumpai banyak sekali media untuk menyampaikan informasi. Peran surat yang dulu berfungsi sebagai media menyampaikan informasi telah tergantikan oleh banyak sekali media elektronik melalui internet. Jika dulu untuk bisa menyampaikan informasi kepada orang lain yang terpisah jarak hanya bisa melalui surat, saat ini surat telah tergantikan oleh pesan singkat yang bisa dikirim dan diterima oleh si penerima pesan hanya dalam hitungan detik. Media sosial seperti E-mail, Facebook, Twitter, Blackberry Messenger, dan masih banyak lagi. Namun peran surat resmi sebagai bukti tertulis transaksi atau perjanjian dagang tetap tak bisa tergantikan. Dalam dunia kerja, surat resmi tetap diperlukan kehadirannya sebagai pedoman kerja contohnya surat niaga, surat dinas, dan surat lamaran kerja. Namun hal ini bukan berarti kita tidak bisa menggunakan surat tak resmi untuk menyampaikan informasi. Beberapa orang masih tetap menggunakan surat tak resmi sebagai sarana menyampaikan informasi karena alasan hobi. Lantas apa yang membedakan surat resmi dan tak resmi?

Perbedaan surat resmi dan tak resmi serta contohnya.
  • Pada surat resmi umumnya menggunakan kop surat untuk membedakan dengan surat tidak resmi. Kop surat adalah kepala surat pada bagian atas lembaran surat yang terdiri atas nama, alamat, dan logo dari lembaga yang bersangkutan yang mengeluarkan surat.
  • Surat resmi memiliki nomor surat untuk memudahkan pengaturan penyimpanan atau pemberkasan sehingga apabila diperlukan kembali mudah ditemukan di tempat penyimpanan dokumen karena penyimpanannya berdasarkan penomorannya.
  • Mencantukan lampiran, dan perihal sebagai petunjuk kepada pembaca tentang pokok isi surat.
  • Menggunakan pembuka dan salam serta penutup yang resmi atau lazim digunakan pada surat resmi pada umumnya.
  • Menggunakan tata bahasa yang resmi.
  • Mengunakan stempel sebagai identitas pengirim serta legalitas secara hukum karena stempel berbeda pada setiap perusahaan
  • Pada setiap surat resmi berdasarkan fungsinya masing-masing, misalkan surat perjanjian, surat dinas, surat lamaran kerja, surat perintah, surat pemberhentian dan sebagainya memiliki format baku yang diakui.

Berikut Perbedaannya dengan Surat Tidak Resmi
  • Pada umumnya, surat tidak resmi berupa surat pribadi yang dikirimkan kepada keluarga, sanak saudara, atau teman.
  • Karena fungsinya menyampaikan pesan pribadi, pada surat pribadi menggunakan ragam bahasa yang tidak formal.
  • Pada surat tidak resmi tidak ada kepala surat atau kop surat
  • Surat tidak resmi juga tidak memiliki nomor surat, perihal, dan lampiran.

Setelah mengetahui perbedaan surat resmi dan tak resmi kita bisa mengetahui keduanya berbeda dari format dan fungsinya. Namun untuk lebih jelasnya teman-teman bisa lihat kedua contoh berikut surat resmi dan tak resmi.

Contoh surat lamaran kerja.

Bandar Lampung, 12 Oktober 2015
Kepada Yth:
HRD PT Unilever
Jl. Jend. A. Yani No. 102 Kemiling
Perihal: Lamaran Kerja
Dengan Hormat
Berdasarkan informasi dari website Karirlampung.com perihal lowongan pekerjaan di perusahaan tempat yang Bapak/Ibu pimpin. Melalui surat lamaran ini saya ingin mengajukan diri untuk melamar pekerjaan di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin untuk menempati posisi Canvaser yang Bapak/Ibu butuhkan saat ini. Saya yang ber-
Nama                              : Abdi Susanto
Tempat/Tanggal Lahir    : Metro, 13 Oktober 1986
Jenis Kelamin                 : Laki-laki
Pendidikan                   : Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Univeristas           Bandar                                Lampung
Alamat                           : Kel. Ganjar Agung, RT/RW 001/004, Kec. Ganjar Agung, Kab. Metro Pusat
Telepon                          : 08535567789
Sebagai bahan pertimbangan Bapak/Ibu dalam menilai kemampuan dan kompetensi yang saya miliki, saya melengkapi surat lamaran ini dengan melampirkan beberapa data diri sebagai berikut:
1.    Pas Poto
2.    Foto Kopi KTP
3.    Daftar Riwayat Hidup
4.    Foto Copy Ijazah Terakhir
5.    Foto Copy Sertifikat
Demikan surat ini saya buat dengan harapan yang sebesar-besarnya agar Bapak/Ibu mempertimbangkan kompetensi yang saya miliki. Atas waktu dan kesempatan yang diberikan untuk membaca surat lamaran ini saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya.
Hormat saya

Anita Santi

Contoh Surat Tidak Resmi
Bandar Lampung, 10Mei 2017
Dear Rani
Assalamualaikum Wr. Wb.
Hai Septi, apa kabar? Semoga kamu baik-baik saja disana. Bagaimana kehidupan barumu di Jakarta saat ini. Lama sekali kita tidak berjumpa. Mungkin sudah tiga tahun kita tidak bertemu. Banyak sekali hal yang ingin aku tanyakan ke kamu. Mungkin kalau kita bertemu hal pertaman yang aku ingin tanyakan adalah apakah kamu masih tidak punya pasangan.

Lama sekali  aku hanya bisa merindukanmu. Kalau saja kita sama-sama punya waktu senggang, ingin sekali aku berkunjung ke kotamu. Aku ingin kamu meluangkan waktu agar aku bisa kesana dan menghabiskan waktu berdua denganmu. Tolong berikan surat balasan segera. Banyak yang ingin aku bicarakan.

Dari kedua contoh tersebut kita bisa melihat banyak perbedaan di antara keduanya. Dari format dan gaya bahasa kedua surat ini berbeda. Demikian materi tentang perbedaan surat resmi dan tak resmi. Semoga tulisan ini mudah dipahami dan bermanfaat bagi teman-teman.


Perbedaan, Contoh Surat Resmi dan Tak Resmi | Widia Muliadi | 5

0 komentar:

Posting Komentar