Penjelasan Dan Contoh Paragraf Generalisasi


Jika pada artikel sebelumnya saya telah membahas tentang kalimat efektif, maka untuk artikel ini saya akan membahas tentang paragraf  generaslisai. Paragraf merupakan susunana dari beberapa kalimat yang memiiliki suatu pengertian  dan terdapat ide pokok, antara satu kalimat dengan kalimat lainnya saling berhubungan satu sama lainnya. paragraf memiliki beberapa jenis salah satunya yaitu paragraf induksi. Apasih yang dimaksud dengan paragraf induksi ini? Paragraf induksi yaitu paragraf yang dalam proses pengembangannya menggunakan pola khusus-umum. artinya penulis terlebih dahulu akan memaparkan pristiwa-pristiwa khusus terlebih dahulu setelah itu baru disusul dengan pristiwa umum yang berupa kesimpulan. Paragraf yang menggunakan penalaran induksi ini terdiri dari empat jenis paragraf yaitu paragraf generaliasi, paragraf analog, paragraf sebab-akibat serta paragraf akibat-sebab. 

Dari keempat jenis paragaraf yang menggunakan penalaran paragraf induksi ini, saya akan mencoba membahas salah satu dari keempat jenis paragraf tersebut. dalam artikel ini saya akan membahas secara lengkap tentang paragraf generalisasi. Untuk anda yang sedang mencari pembahasan tentang paragraf generalisai silahkan dibaca artikel ini. Langsung saja kita masuk dalam pokok pembahasan kali ini yaitu pengertian tentang paragraf generalisasi. Paragraf generalisasi yaitu paragraf  yang menjelaskan suatu objek  dengan menyamakannya dengan objek lainnya yang memiliki kesamaan dalam suatu hal. Kata generalisasi berasal dari kata general yang memiliki arti umum. paragraf generalisasi memiliki sebuah ide pokok dan memiliki beberapa kalimat pendukung yang berfungsi untuk mengembangkan ide pokok tersebut. 
Secara umum paragraf generalisasi ini memeiliki dua jenis yaitu parraf generalisasi pendekatan induktif dan generalisasi pendekatan non induktif. Perbedaan ynag terdapat diantara kedua jenis paragraf generalisasi ini yaitu pada kekuatan ide pokok dan kalimat pendukung sebagai pengembang dari ide pokok tersebut. pada intinya tidak terdapat banyak perbedaan antar kedua  jenis paragraf generalisassi tersebut. paragraf generalisasi sempurna (induktif) yaitu paragraf yang ide pokok atau kesimpulan telah dilakukan penelitian terlebih dahulu.  Paragraf ini dikatakan sebagai paragraf yang sempurna karena data yang terdapat di dalam paragraf ini merupakan data yang benar-benar terjadi karena telah dilakukan penelitian terlebih dahulu. Adapun contoh dari paragrag generalisasi sempurna (induktif) yaitu :

Jumlah penduduk di kabupaten Lampung Barat mencapai 1 juta jiwa, data ini diperolah dari hasil sensus pada tahun 2015. Peningkatan jumlah penduduk terjadi dari tahun sebelumnya. Pada saat dilakukan sensus sebelumnya pada tahun 2010 jumlah penduduk kabupaten Lampung Barat sebanyak 800 jiwa. Angka ini jauh lebih sedikit dibandingkan hasil sensus di tahun 2015.  Peningkatan jumlah penduduk Kabupaten Lampung Barat terjadi sebanyak 200 jiwa dengan kurun waktu 5 tahun.
*Data yang digunakan dalam paragraf di atas adalah data fiktif untuk keperluan contoh semata.
Sedangkan yang dimaksud dari kalimat generalisasi tidak sempurna (non induktif)  yaitu kebalikan dari kalimat paragraf sempurna, kalimat generalisai tidak sempurna yaitu ide pokok belum dilakukan penelitian terlebih dahulu. Adapun contoh dari paragraf generalisai tidak sempurna (non induktif) yaitu :
Para artis wanita di Indonesia memiliki wajah yang sangat cantik dengan wajah khas Indonesia. Salah satunya yaitu Shiren Sungkar yang memiliki paras begitu cantik dengan ciri khas yang dimilikinya. Masih banyak lagi artis-artis Indnesia yang memiliki wajah yang begitu indah dan cantik, kebanyakan dari mereka merupakan arti-artis pendatanng baru namun mampu memikat hati para penontonnya. Salah satu artis pendatang baru yang tidak kalah cantiknya serta sudah membintangi beberapa judul filem yaitu  Kiimberly Raider. Masih banyak lagi artis-artis wanita lainnya yang memiliki paras yang cantik. 
Demikianlah pembahasan tentang paragraf generalisasi. Berdasarkan pemaparan di atas penulis dapat menyimpulkan bahwa paragraf generalisasi yaitu paragraf  yang menjelaskan suatu objek  dengan menyamakannya dengan objek lainnya yang memiliki kesamaan dalam suatu hal. Paragraf generalisasi memiliki dua jenis yaitu paragraf generalisasi sempurna (induktif) dan paragraf generalisasi tidak sempurna (non indukti). Semoga dengan hadirnya artikel ini mampu membantu anda semua. Terimakasih.
Penjelasan Dan Contoh Paragraf Generalisasi | Widia Muliadi | 5

0 komentar:

Posting Komentar