Pengertian Dan Macam - Macam Gerak Pada Tumbuhan


Hai kawan- kawan semua, Kali ini masih dalam pembahasan dan mengaitkan ke pelajaran ilmu pengetahuan alam atau khususnya masalah biologi kita akan masih tentang masalah yang berkaitan dengan tumbuh- tumbuhan. Di beberapa artikel sebelumnya pembahasan tentang tumbuhan yang kita lalui adalah tetang jenis- jenisnya, habita, proses fotosintesis, adaptasi baik fisiologi maupun morfolgi, bentuk- bentuk, dan berbagai macam pembahasan- pembahasan lainnya. Pada kesempatan kali ini materi tentang tumbuhan yang akan kita bahas adalah tentang macam- macam gerak nya. Mungkin bagi kawan- kawan yang belum memahaminya pasti bertanya- bertanya "emangnya tumbuhan itu bergerak ya? hmmmm supaya kawan- kawan bisa memahaminya mari perhatikan beberpa penjelasan- penjelasan berikut ini.

Pada dasarnya setiap makhluk hidup yang ada di bumi ini dapat melakukan gerakan. Jika gerakan itu terjadi pada hewan yaitu ditandai dengan perubahan atau pergerakan sebagian tubuh atau seluruh tubuh dari hewan tersebut. Namu gerak juga dialami oleh tumbuhan hanya jika pada tumbuhan terbatas yakni pada perubahan posisi pada sebagian dari tubuh tumbuhan tersebut. Gerak ini ada di setiap makhluk hidup karena adanya  iritabilita yang dapat menerima rangsan dan juga merespon rangsang tersebut.

Sedangakan pada tumbuhan gerak itu ada 3 jenisnya yaitu gerak endonom, gerak esionom, dan gerak higroskopis. Berikut ini adalah pembahasan dari ke tiga gerak pada tumbuhan:
  • Gerak Endonom
gerakan ini merupakan suatu geraka yang dilakukan oleh tumbuhan karena adanya rangsangan yang berasal dari dalam tumbuhan tersebut. Gerak Endonom juga biasanya disebut gerak otonom, misalnya gerak tumbuh dan gerak aliran sitoplasma dalam sel. Gerak endonom juga terbagi lagi menjadi yaitu yang pertama gerak endonom nutasi yaitu gerakan tumbuhan yang terjadi secara spontan misalanya gerak aliran sitoplasma pada tanaman air Hydrilla verticillata. Dan yang kedua adalah gerakan endonom higrokopis terjadi  akibat kadar air yang rendah. Hal ini contohnya pada pecah kacang polong-polongan saat kering.




  • Gerak Esionom
Gerak esionom merupakan pergerakan yang terjadi pada tumbuhan karena adanya rangsangan dari lingkungan sekitar. Pergerakan esionom dapat dibedakan menjadi 3 berdasarkan jenis rangsangannya yaitu gerakan tropisme, gerakan taksis dan gerakan nasti.
    • Gerak tropisme
Gerak tropisme merupakan gerakan pada tumbuhan yang arah dari gerakan tersebut dipengaruhi arah datangnya rangsang dari luar. Apabila arah gerakan dari tumbuhan itu mendekati rangsang disebut dengan gerakan tropisme positif, namun apabila arah gerakannya pada tumbuhan itu menjauhi rangsangan disebut dengan gerakan tropisme negatif.
Pada umumnya pergerakan tropisme dibagi menjadi 3 hal itu didasari oleh  jenis rangsangannya yakni geotropisme atau gravitropisme, hidrotropisme, tigmotropisme, kemotropisme, dan fototropisme atau heliotropisme.
    • gerak taksis
Pada gerak taksis ini biasanya hanya dilakukan oleh tumbuhan yang bersel satu. Gerak taksis sendiri adalah pergerakan karena pindah tempat semua bagian tumbuhan yang mana arah gerakannya mendapat pengarh dari sumber rangsangan. gerak taksis dibedakan lagi menjadi, pembedaan ini dilakukan karena berdasarkan jenis rangsangannya yaitu gerak  kemotaksis dan fototaksis. gerak kemotaksis merupakan gerak taksis yang dilakukan oleh tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan dari bahan kimia. Sedangkan gerak fototaksis yaitu pengaruh rangsangannya berupa cahaya.
    • Gerak Nasti
Gerak nasti merupakan gerak tumbuhan yang mana arah dari geraknya tidak dipengaruhi oleh arah datangnya suatu rangsangan. Seperti pada gerak tropisme, gerak nasti biasanya dipengaruhi  oleh rangsangan seperti cahaya, suhu, sentuhan/singgungan, bahan kimia, serta kondisi yang gelap. Menurut dari jenis rangsangan- rangsangan nya, gerak nasti dapat dibedakan menjadi niktinasti, fotonasti, dan tigmonasti atau seismonasti.

    • Gerak Higroskopis
Gerak higroskopis merupakan gerakan dari bagian tubuh tumbuhan disebabkan oleh pengaruh pada perubahan kadar air di dalam sel hal itu menjadi penyebab terjadinya pengerutan yang tidak merata. Proses perekahan yang terjadi pada kulit buah-buahan yang sudah mulai atau mengering pada tumbuhan polong-polongan, membukanya dinding spongarium atau juga kotak spora pada paku-pakuan, membentang dan menggulungnya gigi-gigi peristoma yang ada pada spongarium lumut hal itu semua adalah contoh-contoh dari bergeraknya atau yang disebut gerak higroskopis

Demikianlah tadi kawan- kawan penjelasan tentang Macam macam gerak pada tumbuhan. Semoga bisa menjadi manfaat bagi kawan yang sedang mencari atau mempelajarinya. Jangan lupa untuk selalu berbagi ilmu pengetahuan dengan kawan- kawan yang lain. Terima kasih.

Pengertian Dan Macam - Macam Gerak Pada Tumbuhan | Widia Muliadi | 5

0 komentar:

Posting Komentar