Pengertian Dan Contoh Kalimat Denotasi



Pada artikel yang sEbelumnya, saya pernah membahas tentang kalimat konotasi. kalimat konotasi merupakan sebuah kalimat yang memeiliki arti bukan yang sebenarnya. Kalimat memiliki beberapa jenis, jika pada artikel yang sebelumnya telah di bahas tentang kalimat denotasi, maka pada artikel ini saya akan membahas tentang kalimat denotasi. Jika dilihat dari isinya kalimat dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu konotasi dan kalimat denotasi. Lalu, apasih yang dimaksud dengan kalimat denotasi? Baiklah, saya akan mencoba membahas secara lengkap tentang kalimat denotasi, beserta dengan contoh dari kalimat denotasi. Mungkin bagi sebagain orang kalimat konotasi dan kalimat denotasi sudah familiar di dengar dan bahkan sudah sangat di pahami. Namun, ada juga sebagian orang yang belum memahami tentang kedua kalimat ini terutama tentang kalimat denotasi.

 Bagi anda yang belum begitu memahami tentang kalimat denotasi, silahkan bukak artikel ini serta dipahami secara seksama, karena di dalam artikel ini terdapat pengertian dari kalimat denotasi beserta dengan contoh dan pembahasan dari kalimat denotasi itu sendiri. Ok, sekarang kita masuk pada pembahasan yang pertama yaitu tentang kalimat denotasi. Kalimat denotasi merupakan kebalikan dari kalimat konotasi. jika kalimat konotasi memiliki arti yang bukan sebenarnya, maka kalimat denotasi merupakan kalimat yang memiliki arti yang sebenarnya. Jika di artikan kalimat denotasi merupakan sebuah kalimat yang memiliki arti yang sebenarnya. Kalimat denotasi biasanya digunakan pada karya-karya ilmiah, karena pada karya-karya ilmiah seseorang akan menyampaikan gagasan yang tidak mengandung makna ganda sehingga dibutuhkan  kalimat yang mengandung kalimat denotasinya atau memiliki arti yang sebenarnya.

Agar anda lebih bisa memhami tentang kalimat denotasi ini, saya akan memaparkan beberapa contoh tentang kalimat denotasi beserta dengan pembahasannya. Berikut contoh dari kalimat denotasi:
  • Ayah ku si Roni suka menggigit jari.

Kalimat di atas memiliki arti bahwa adik ku yang bernama Romi memiliki kebiasaan suka menggigit-gigit jari.
  • Saat dia bermain api, tangan ku terkena api.

Kalimat di atas memiliki arti bahwa akibat bermain api tangan ku terkena api.
  • Dia pergi kepasar dengan menggunakan motor.

Kalimat di atas memiliki arti bahwa aku berangkat ke pasar dengan menggunakan motor.
  • Noni sedang menggulung tikar.

Menggulung tikar pada kalimat di atas bukan memiliki arti bangkrut, namun menggulung tikar yang terdapaat di dalam kalimat di atas merupakan kata kerja. Jadi Kalimat di atas memiliki arti bahwa nina sedang melakukan pekerjaan yaitu sedang menggulung tikar.
  • Sintia menanam bunga di halaman rumahnya.

Kalimat di atas memiliki arti bahwa Sinta sedang melakukan suatu pekerjaan yaitu sedang menanam bunga di perkarangan rumahnya.
  •  Akhirnya harga Solar akan turun bulan ini.

Kata akan turun bulan yang terdapat di dalam kalimat di atas bukanlah turun dari bulan, namun turun bulan yang terdapat di dalam kalimat di atas memiliki arti bahwa harganya akan turun di bulan ini. Jadi kalimat di atas memiliki arti bahwa harga BBM akan turun di bulan ini (saat ini).
  • Kakak membeli baju baru di Matahari.

Kata matahari merupakan nama dari sebuah toko swalayan. Jadi kalimat di atas dapat diartikan bahwa ibu membeli baju baru yang terdapat di swalayan yang bernama Matahari.

Demikianlah pembahasan mengenai kalimat denotasi. Beradasarkan pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa kalimat denotasi yaitu kalimat yang memiliki arti yang sebenarnya. Semoga dengan adanya artikel tentang kalimat denotasi, bisa bermanfaat bagi anda semua terutama bagi anda yang sedang mengerjakan tugas atau hanya sekedar ingin menambah wawasan tentang kalimat denotasi. Terimakasih.




Pengertian Dan Contoh Kalimat Denotasi | Widia Muliadi | 5

0 komentar:

Posting Komentar