Pengertian Dan Contoh Fabel


Pengertian Dan Contoh Fabel - unia anak adalah dunia yang indah. Jika kita berbicara mengenai dunia anak, pasti tidak ada habisnya, begitu banyak warna warni di dalam dunia anak. Salah satu yang paling terkenal dan tak akan terpisahkan dari dunia anak yaitu dongek. Biasanya dongek diceritakan saat anak akan menjelang tidur. Ada sebagian anak yang tidak mau tidur sebelum di ceritakan sebuah dongeng oleh orang tua, pengasuh, ataupun kakaknya. Dongeng memiliki beberapa jenis, salah satunya yaitu fabel. Dalam pembahasan kali ini saya akan memeberikan pembahasan mengenai fabel beserta contohnya. Fabel sering kita ceritakan kepada anak-anak kita atua adik-adik kita saat mereka menjelang tidur, atau saat kumpul bersama. Fabel merupakan sebuah media hiburan untuk anak-anak di saat mereka menjelang tidur, fabel bukan merupakan kisah nyata dan bukan pula berupa sejarah.

Fabel merupakan media untuk pendidikan bagi anak-anak yang di buat semenarik mungkin, hal ini bertujuan agar mendapatkan perhatian dari anak-anak. Tidak semua orang setuju bahwa fabel disebut dengan dongeng. Fabel biasanya digunakan oleh orang-orang zaman dahulu, tapi sebenarnya bukan orang zaman dulu saja yang bisa membuat fabel. Kita yang hidup di masa kini pun sebenarnya bisa membuat sebuah fabel. Fabel merupakan  jenis dongek yang menceritakan tentang dunia hewan atau binatang yang seolah-olah sebagai manusia. Di dalam sebuah fabel hewan-hewan yang menjadi tokoh di buat seolah-olah memiliki akal, tingkah laku dan berbicara selayaknya manusia. Penggambaran watak dan budi pekerti seorang manusiapun di gambarkan dalam kepribadian binatang yang menjadi tokoh dalam fabel tersebut.


Seperti yang sudah saya paparkan tadi, bahwa tujuan dari fabel yaitu untuk memberikan pesan atau ajaran moral yang di sampaikan melalui binatang-binatang yang menjadi tokoh dalam fabel tersebut. dengan adanya fabel, penulis berharap agar pembaca dapat mencontoh sesuatu yang baik dan meninggalkan yang buruk seperti yang di ceritakan dalam fabel terebut. Agar anda semua lebih memahami mengenia fabel berikur saya lampirkan conto dari salah satu fabel yang sangat terkenal yaitu “kelinci dan anjing petani”. Berikut ceritanya.

Pada suatu hari, di sebuah perkebunan jagung milik salah satu warga desa terdapat seekor anjing petani yang setiap harinya bertugas untuk mencari kelinci yang berkeliaran di perkebunan untuk di mangsa. Anjing itu di latih untuk mengejar mangsa yang mengganggu jagung di perkebunan tuannya. Kelinci sering memakani daun jagung sehingga mengakibatkan jagung-jagung tidak dapat tumbuh dengan sempurna. Dampak dari semua itu jagung tidak dapat mengahasilkan buah yang maksimal, dan petani jagungpun akan mengalami kerugian.

Pada suatu hari, saat terbangun dari tidurnya anjing mengelilingi perkebunan milik tuannya dengan mengendus-ngendus untuk menciumi bau hewan lain yang terdapat dalam perkebunan tersebut. penciuman anjing sangatlah tajam, ia mampu menciumi bau hewan lain dari jarak yang sangat jauh. Sambil menelusuri perkebunan, tiba-tiba anjing menciumi bau kelinci dan melihat seekor kelinci sedang asik memakan pucuk jagung yang masih muda. Seketika anjing mendekati kelinci dan langsung mengejarnya dengan cepat, namun sang kelinci mendengar jejak kaki sang anjing yang mendekati dirinya dan sang kelinci menghindari dengan melompat dengan cepat. Degan kecepatan lari yang dimiliki sang anjing ia pun mengejar sang kelinci tanpa lelah, namun dengan kemampuan melompat yang dimiliki oleh kelinci sang anjingpun merasa kerepotan untuk mengejarya.

Hingga akhirnya sang anjingpun menyerah untuk mengejar sang kelinci. Pertunjukan ini pun terlihat oleh seekor burung gagak yang sedang beristirahat di sebuah pohon. Ketikan anjing melewati pohon tersebut sang gagak bertanya “Ternyata kelinci itu lebih kencang dibandingkan dengan dirimu” kemudian sang anjing berkata dengan tenang “Apa kau tidak melihat perbedaan yang begitu mencolok antara aku dengan kelinci itu?” sang gagak menjawab “aku tidak melihat perbedaan itu, memang apa perbedaan yang kau maksudkan itu?” Sang anjing menjawab “Aku berlari untuk menangkap makanan sedangkan dia berlari mempertahankan hidupnya, sebuah keinginan akan menentukan kerasnya sebuah usaha”.

“pesan moral yang terdapat dalam fabel di atas yaitu apabila kita memiliki sebuah keinginan dan semangat yang sangat kuat guna mewujudkan apa yang kita cita-citakan maka cepat atau lambat cita-cita atau keingan tersebut akan terwujud”

Pengertian Dan Contoh Fabel - Secara singkat fabel merupakan sebuah jenis dongeng yang menceritakan mengenai hewan dengan memiliki pesan moral yang di sampaikan melalui hewan yang menjadi tokoh dalam fabel tersebut. Semoga pembahasan mengenai fabel ini dapat bermanfaat untuk kita semua. Terimakasih.
Pengertian Dan Contoh Fabel | Widia Muliadi | 5

0 komentar:

Posting Komentar