Pengertian, Cara Dan Langkah-langkah Dalam Membuat Rangkuman Artikel Atau Paragraf

Panduan dalam Membuat Rangkuman Artikel atau Paragraf
Teman-teman penulis, dalam proses memahami suatu tulisan terkadang kita perlu menuliskan kembali artikel yang sedang kita baca agar pemahaman kita lebih baik. Dalam prosesnya terkadang kita perlu membuat rangkuman sederhana yang nantinya bisa kit abaca-baca kembali ketika kita lupa isi bacaan yang telah kita pahami. Hal ini penting juga untuk dipahami bahwa terkadang kita perlu menuliskan kembali dengan bahasa kita sendiri dan sudut pandang kita sendiri agar memudahkan kita memahami isi bacaan. Agar memudahkan anda membuat rangkuman, saya berikan beberapa langkah-langkah dalam membuat rangkuam.

Langkah-langkah dalam membuat rangkuman artikel atau paragraf :

  • Langkah pertama dalam membuat rangkuman adalah memahami isi artikel atau paragraf. Hal ini agak repot tapi sangat disarankan karena dengan membaca kita bisa melihat garis besar dari sebuah tulisan. Namun apabila dirasa merepotkan, kita bisa saja menebak bagian mana yang kira-kira bisa didahulukan untuk dibaca. Bila yang anda baca adalah adalah artikel penelitian, anda bisa membaca dahulu bagian abstraknya terlebih dahulu, abstrak adalah paragraf pendek ringkasan dari artikel penelitian. Karena abstrak adalah gambaran umum dari sebuah penelitian. Jika yang anda baca bukan artikel penelitian, dengan membaca Judul atau sub judulnya, anda bisa mengira-ngira mana yang anda rasa penting untuk dibaca terlebih dahulu.Baru setelah anda mengetahui gambaran umumnya, sebaiknya, anda membaca bagian keseluruhan agar pemahaman anda menyeluruh. Pastikan anda mengetahui tujuan dari penulisan artikel tersebut. Apa manfaat yang anda dapatkan dari membaca artikel tersebut. Apabila anda sudah memahami keseluruhan dari artikel tersebut anda bisa melakukan langkah selanjutnya.

  • Langkah selanjutnya yang bisa anda lakukan atau bisa anda lewatkan adalah menggaris bawahi bagian yang menurut anda penting. Hal ini bisa saja anda lewatkan jika anda sudah memahami isi artikel tersebut. Namun jika anda kurang memahaminya, teknik ini bisa anda gunakan jika ada bagian yang ingin anda baca kembali namun anda lupa di paragraf mana bagian tersebut. Dengan menandai bagian yang penting, biasanya dengan spidol warna, anda bisa spontan menemukan bagian-bagian penting ketika anda ingin membaca kembali artikelnya namun anda tidak punya banyak waktu.
  • Sambil menggaris bawahi jangan lupa untuk menentukan ide pokok setiap paragrafnya. Karena jangan pernah anda mengabaikan setiap paragraf yang anda baca. Bisa saja paragraf yang anda abaikan ternyata bagian penting dari artikel tersebut. Oleh karena itu, pastikan anda mengetahui isi dari setiap paragraf dari artikel tersebut.
  • Setelah anda mengetahui isi setiap paragrafnya, anda bisa mulai menuliskan informasi yang anda dapatkan dari artikel tersebut. Anda bisa saja menulis rangkuman secara global. Beradasarkan informasi yang anda anggap penting atau menuliskan rangkuman secara berurutan berdasarkan ide pokok yang anda pahami pada tiap paragrafnya. Namun jika anda ingin rangkuman anda lengkap pastikan anda membuat rangkuman berdasarkan 5W + 1H. What, when, where, why, who, dan How. Maksudnya adalah anda harus membuat rangkuman berdasarkan apa isi artikel tersebut, kapan waktu terjadinya, dimana, kenapa artikel tersebut ditulis, siapa yang dimaksud di dalam artikel, dan jelaskan bagaimana prosesnya. Hal ini sangat dianjurkan oleh banyak pakar keilmuan. Cara ini terbukti membuat pemahaman pembaca lebih lengkap dari pada yang tidak menggunakan teknik ini.
  • Yang terakhir tapi sangat penting untuk dilakukan adalah membaca kembali rangkuman anda. Jika anda merasa rangkuman anda sudah benar dan anda mengabaikan teknik ini begitu saja, anda salah besar. Karena untuk menentukan apakah suatu tulisan itu sudah paling benar tidak ada batasannya. Seorang penulis bisa saja merevisi tulisannya hingga berkali-kali sampai dia merasa tulisannya sempurna. Namun karena yang kita buat hanya sebuah rangkuman, setidaknya sempatkan dua atau tiga kali menengok kembali rangkuman yang sudah anda buat apakah sudah sesuai atau masih perlu perbaikan lagi. Setelah membaca kembali rangkuman, anda bisa menengok kembali artikel awal yang sedang anda rangkum. Karena anda sudah mencari ide pokok setiap paragraf dan menggaris bawahinya, anda bisa menyamakan rangkuman yang anda buat dengan kalimat yang digarisbawahi pastikan tidak ada hal penting yang terlewatkan untuk dirangkum.

Demikian teknik-teknik membuat rangkuman, semoga dapat menambah pengetahuan dan wawasan teman-teman sekalian.
Pengertian, Cara Dan Langkah-langkah Dalam Membuat Rangkuman Artikel Atau Paragraf | Widia Muliadi | 5

0 komentar:

Posting Komentar