Contoh Susunan Acara Dalam Sebuah Rapat

Contoh Susunan Acara Dalam Sebuah Rapat - Rapat merupakan suatu kegiatan yang sering kita lakukan, baik itu dalam dunia pendidikan, pekerjaan, lingkungan. Dalam dunia pendidikan rapat sering dilakukan secara rutin baik itu rapat antar guru, rapat guru dengan wali murid. Rapat yang sering dilakukan dalam lingkungan yaitu rapat antar RT dan lain sebagainya. masih banyak lagi jenis rapat yang lainnya. secara garis besar rapat adalah berkumpulnya beberapa orang minimal dua orang untuk membahas suatu masalah dan mencari jalan keluarnya untuk menyelesaikan masalah tersebut.  dalam sebuah rapat pasti terdapat suatu susunan acara. Apabila sebuah rapat tidak terdapat susunan acara maka rapat terebeut tidak akan berjalan dengan lancar. Susunan acara berfungsi sebagai media untuk meluruskan jalannya suatu pertemuan atau rapat.

Membuat suatu susunan acara mungkin sangat mudah, tapi jangan salah masih terdapat di antara kita yang belum bisa membuat suatu susunan acara untuk sebuah pertemuan atau rapat. Nah, dalam artikel ini saya akan membahas tentang bagaimana cara membuat sebuah susunan acara untuk suatu acar pertemuan atau rapat  beserta dengan contohnya. Membuat sebuah susunan acara adalah sesuatu yang gampang namun karena serinn diangap gampang maka kita sering mengalami kesulitan dalam membuat susunan acara tersebut dan akan mengakibatkan acara yang akan kita buat berantakan.  Kita sering menjumpai sebuah acar yang rancu hal ini dikarenakan susunan acara yang dibuat tidaklah Pas dan tidak memperhatikan alokasi waktu. Seharusnya jika kita akan membuat suatu susunan acara maka kita harus memperhatikan alokasi waktunya terlebih dahulu.


Jika kita menginginkan acara rapat yang akan kita selenggarakan berjalan dengan lancar maka kita harus membuat suatu susunan acara yang baik.  Dalam membuat susunan acara terdapat beberapa hal yang wajib untuk kita perhatikan  yaitu:
  1. Hal utama yang harus diperhatikan yaitu jenis acara. Jenis acara yang bagaimana yang akan kita buat susunan acaranya karena setiap acara atau kegiatan itu susunan acaranya berbeda-beda.
  2. Hal kedua yang harus diperhatikan yaitu bentuk acaranya. Sebelum membuat susunan acara terlebih dahulu kita harus mengetahui bentuk acarnya akan dikemas seperti apa, formalkah atau nonformal. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan susunan acara itu erat kaitannya dengan materi acara, bentuk acara dan persiapan sarana dan propertinya.
  3. Seteleh memperhatikan bentuk acara  yang selanjutnya yaitu alokasi waktunya bagaimana. Pastikan berapa lama waktu yang diperlukan dalam berlangsungnya acara dan pastikan pula susunan acara yang anda buat tidak melebih durasi waktu yang diberikan.
  4. Selanjutnya yaitu kreatifitas. Nah, untuk membuat susunan acara tidak lepas dari unsur kreatifitas. Jangan sampai acara yang kita buat akan membuat audiens merasakan kebosanana.
  5. Nah, yang terakhir yaitu tidak melanggar kaidah hukum dengan tidak melangar norma-norma yang berlaku.
Dalam setiap kegiatan susunan acaranya pasti berbeda-beda. Salah satunya dalam acara rapat susunana acaranya berbeda dengan susunan acara pernikahan. Seperti yang sudah saya sampaikan tadi bahwa saya akan memberikan contoh susunan acara dalam sebuah rapat. Berikut contoh susunan acarnya.
Susunan acara rapat tahunan sekolah darma pertiwi.
No    Pokok pembahasan    Pembicara
1    Pembukaan    Sekertaris
2    Sambutan-sambutan
•    Ketua panitia
•    Kepalas sekolah   
Ketua panitia
Kepala sekolah
3    Pembahasan rapat tahunan    Kepala  komite sekolah
4    Kesimpulan    Moderator
5    Doa    Pembaca doa
6    Penutup   

Contoh Susunan Acara Dalam Sebuah Rapat - Berdasarkan pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa susunan acara dalam setiap kegiatan berbeda-beda. Dalam membuat sebuah susunan acara kita harus memperhartikan alokasi waktu, jenis acara, bentuk acara, kreatifitas, tamu undangan. Semoga dengan hadirnya contoh susunan acara ini dapat membantu anda semua dalam membuat sebuah susunan acara dalam segala kegiatan. Terimakasih.


Contoh Susunan Acara Dalam Sebuah Rapat | Widia Muliadi | 5

0 komentar:

Posting Komentar