Contoh Ekosistem Air Tawar dan Rantai Makanan Penjelasan Lengkap


Contoh Ekosistem Air Tawar dan Rantai Makanan Penjelasan Lengkap - Hubungan timbal balik yang di dalamnya terdapat suatu interaksi antara makhluk hidup dan lingkungan disebut ekosistem. Di dalam ekosistem terdapat penggabungan dari setiap unit biosistem yang melibatkan interaksi organisme dan lingkungan fisik. Sedangkan yang dimaksud lingkungan fisik dapat berupa cahaya matahari sebagai sumber energi serta tanah dan air sebagai media. Organisme akan hidup dengan beradaptasi dalam lingkungan fisik dan saling mempengerauhi.  Salah satu ekosistem yang ada disekitar kita adalah ekosistem air tawar.  Ekosistem air tawar adalah tempat komponen biotik dan abiotic berinteraksi yang letaknya di perairan yang identik dengan konsentrasi garam yang rendah. Ada dua jenis ekosistem air tawar, yaitu air tenang atau lentik dan ekosistem air mengalir atau lotik. Berikut contoh ekosistem air tawarn dan rantai makanan pada air tawar.
  • Ekosistem Danau
Danau adalah cekungan pada permukaan bumi dengan ukuran yang besar dan digenangi air dan dikelilingin oleh daratan. Danau memiliki air yang tenang dengan komponen ekosistem yang stabil. Komponen yang paling penting dari ekosistem air danau adalah matahari sebagai komponen abiotik menjadi sumber kehidupan bagi kehidupan biota danau. Kehidupan di dalamnya di pengaruhi oleh cahaya matahari yang masuk melewati partikel danau. Biota yang terdapat di dalamnya yang menjadi sumber makanan bagi biota lain pada rantai makanan danau hanya dapat berfotosintesis bila dapat dicapai oleh cahaya matahari.  Area danau sebagai tempat tinggal bagi komponen biotik ekosistem dibagi menjadi tiga zona, yaitu zona litoral, zona limnetic, dan zona profundal.


    • Zona Litoral adalah zona terdekat dengan tepian danau dengan kedalaman air yang dangkal dan dapat ditembus oleh cahaya secara maksimal. Karena intensitas cahaya yang tinggi inilah zona litoral ditumbuhi berbagai tumbuh-tumbuhan berakar dan alga yang dapat mengapung. Komponen biotik pada wilayah ini biasanya berupa siput, kepiting, serangga-serangga air, crustacean, ikan, binatang-binatang amfibi, reptil air, dan semi air seperti kura-kura dan ular serta bingatang daratan yang mencari makan di tempat ini seperti itik dan angsa.
    • Zona limnetic adalah zona yang jaraknya cukup jauh dari tepian daratan namun masih dapat ditembus oleh cahaya matahari. Di zona ini, fitoplankton hidup dan berfotosintesi serta menjadi makanan bagi zooplankton. Di tempat ini rantai makanan lebih komplit Karena zooplankton adalah makanan bagi ikan-ikan kecil sedangkan ikan kecil adalah makanan bagi ikan yang lebih besar.
    • Area yang kedalamannya tidak dapat ditembus matahari adalah zona profundal. Di area ini dasar danau tidak dapat di tembus oleh matahari atau afotik. Di are ini hidup ikan-ikan besar sebagai predator serta hewan-hewan pengurai predator heterotroph dan bentos yang hidup di dasar air. Heterotrof dan bentos mendekomposisikan limbah-limbah organik menjadi bagian-bagian kecil. Selain itu, banyak bakteri yang hidup secara anaerob di zona ini.
  • Ekosistem Sungai
Yang membedakan sungai dengan danau adalah karena memiliki aliran air. Aliran air pada sungai searah dari hulu hingga hilir dengan jumlah air yang mengalir konstan. Kehidupan beberapa jenis makhluk hidup pada ekosistem ini dipengaruhi oleh kecepatan aliran yang konstan, dan kemampuan air mengikis tanah.  Perbedaan bentuk tepi sungai dan dasar sungai turut mempengaruhi kecepatan air sungai yang pada akhirnya turut mempengeruhi kehidupan biota sungai di sekitaran sungai. Gesekan-gesekan pada dinding dan dasar sungai dapat mempengaruhi kecepatan aliran air sehingga membuat alaga mampu hidup di permuakaan bebatuan dan akar tanaman dapat menancapat dan menjadi habitat bagi makhluk hidup lain.  Factor lain yang mempengaruhi ekosistem sungai adalah kedalaman sungai dan intensitas cahaya yang menembus air. Semakin dalam dasar sungai dan cahaya yang dapat menembus aliran air semakin banyak makhluk hidup yang dapat hidup di dalamnya. Air yang dapat ditembus cahaya adalah tempat hidup bagi plankton dan alga. Plankton sebagai produsen utama dalam rantai makanan hanya dapat berfotosintesis dan menyediakan makanan sendiri jika ada cahaya matahari. Selanjutnya plankton akan menjadi sumber makanan bagi makhluk hidup lain.
Setelah membahas pengertian dan contoh ekosistem air tawar, kita akan membahas interaksi yang terjadi pada ekosistem ini. Pada suatu ekosistem, bentuk interaksi yang umumnya terjadi adalah berupa rantai makanan.

Makhluk hidup pada ekosistem air tawar membentuk rantai makanan yang saling memakan satu sama lain dengan pola yang lemah akan dimakan oleh yang kuat. Berikut komponen rantai makanan pada ekosistem danau.
  •  Komponen Rantai Makanan di Danau
    • Produsen
Yang menjadi produsen pada ekosistem danau adalah fitoplankton dan tumbuhan alga yang mampu memproduksi makanan sendiri dengan bantuan cahaya matahari untuk berfotosintesis. Alga menyerupai tanaman dan area tumbuhnya adalah ditepian danau yang banyak bebatuan atau pada dasar danau yang dapat ditembus cahaya matahari.
    • Konsumen
Pada posisi kedua rantai makana sebagai konsumen adalah zooplankton. Hewan kecil berukuran seperti kutu air ini menjadi konsumen karena memakan fitoplankton yang berukuran lebih kecil.
Pada posisi berikutnya di atas zooplankton adalah ikan-ikan kecil, atau anakan ikan,  yang memakan zooplankton. Selian itu juga ada beberapa jenis konsumen yang memakan tumbuh-tumbuha dan alga atau omnivore. Sedangkan pada posisi teratas adalah predator yang berada pada taraf pemangsa tingkat tinggi. Hewan ini berupa ikan-ikan besar, buaya, burung, elang, dan bagau.
    • Pengurai
Tahap terakhir pada rantai makanan adalah pengurai yang menjadi komponen krusial, yaitu sebagai decomposer. Pengurai berfungsi untuk merombak hewan yang telah mati dedaunan, dan tumbuhan yang gugur du danau agar dipecah menjadi zat hara yang bermanfaat bagi produsen. Contoh binatang ini adalah siput, cacing, dan bakteri.
  • Komponen Rantai Makanan Ekosistem Sungai
yang membedakan rantai makanan di sungai dan danau adalah aliran sungai yang menyulitkan organisme yang sulit mendiami sungai karena terbawa arus sungai. Hal ini juga mengakibatkan fitoplankto dan zooplankton sulit berkembang biak dan menjadi sumber makanan bagi oranisme lain.
Contoh Ekosistem Air Tawar dan Rantai Makanan Penjelasan Lengkap | Widia Muliadi | 5

0 komentar:

Posting Komentar