21 Macam-Macam Hormon dan Fungsinya Pada Manusia

21 Macam-Macam Hormon dan Fungsinya Pada Manusia - Hormon adalah zat kimia yang terkandung dalam tubuh kita, diproduksi oleh kelenjar yang menghasilkannya dan berfungsi membawa sinyal dari satu sel ke sel lainya. Peran yang sangat penting dimainkan oleh hormon. Berbagai fungsi dalam menjaga kesehatan keseluruhan tubuh dibawa oleh hormon. Ditemukan berbagai macam hormon di dalam tubuh dengan fungsi yang berbeda-beda serta kelenjar yang memproduksinya.  Berikut berbagai hormon pada manusia dan fungsinya.
  • Hormon Anti Diuretik (ADH)
Hormon antidiuretik adalah hormon yang mengatur konsentrasi zat terlarut, menghemat air tubuh dengan mengurangi jumlah urin yang keluar. Hormon ini dikeluarkan oleh kelenjar hipofisis yang letaknya di dasar otak dekat hipotalamus. Mekanisme kerja hormon ini adalah menyerap kembali cairan urin yang akan hilang ketika kita kehilangan banyak cairan melalui keringat. Seperti ketika kita berjalan di bawah terik matahari dan kehilangan banyak cairan melalui keringat, kelenjar hipofisis akan melepasakn hormon anti diuretik sehingga cairan yang akan hilang dalam urin akan diserap kembali dan dilestarikan.
  • Hormon Oksitosin
Hormon oksitosin adalah hormon yang membantu proses persalinan pada wanita dengan memacu kontraksi otot uterus. Sedangkan pasca persalinan, hormon oksitosin akan merangsang sel-sel kelenjar susu untuk memproduksi susu. Fungsi lain dari hormon oksitosin adalah mempengaruhi emosi seseorang. Hormon oksitosin yang disalurkan akan menimbulkan perasaan senang, bahagia, tenang, dan damai. Kelenjar yang menghasilkan hormon ini adalah kelenjar hipofisis (pituitary) yang juga menghasilkan banyak hormon-hormon lain.
  • Hormon Pertumbuhan (Growth Hormoe)
Hormon pertumbuhan adalah hormon yang diperlukan untuk pertumbuhan tubuh manusia. Hormon ini akan terus kita butuhkan karena memiliki banyak fungsi bagi tubuh. Untuk pertumbuhan anak-anak, hormon pertumbuhan mmebantu pertumbuhan tulang hingga usia 25 tahun, memelihara kesehatan serta jaringan organ vital seperti jantung, hati, pancreas, limpa dan ginjal, dan mengaktifkan fungsi detoksifikasi. Hormon pertumbuhan (growth hormone) juga diproduksi oleh kelenjar hipofisi atau kelenjar pituitary.
  • Hormon Prolaktin
Hormon prolactin di produksi oleh kelenjar pituitary untuk membantu kinerja hormon sex pada wanita dalam memunculkan ciri seks sekunder seperti  perkembangan dan pertumbuhan kelenjar susu.
  • Thyroid stimulating hormone atau hormon tirotropin
Hormon tirotropin adalah hormon yang berfungsi memelihara pertumbuhan dan perkembangan kelenjar tiroid dan sekaligus merangsang keluarnya hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid berupa hormon T4 dan T3. Hormon ini diproduksi oleh kelenjar hipofise yang berada pada otak bagian anterior.

  • Adnocorticotropic Hormone (ACTH)
hormon ACTH adalah hormon yang berfungsi merangsang pembentukan hormon steroid di dalam kelenjar adrenal. Hormon ini turut menentukan kinerja hormon steroid. Bila produksi hormon ini berlebihan, hormon steroid juga akan berlebihan. Hal ini dapat mengakibatkan gejala-gejala seperti peningkatan kadar gula dalam darah, jumlah air seni menjadi banyak, terjadi pembengkakan, tekanan darah meningkat, dan lemak dimuka meningkat. Hormon ACTH diproduksi oleh kelenjar hipofisis.
  • Hormon Luteinizing
Hormon luteinizing adalah hormon yang berfungsi untuk merangsang testis agar memproduksi hormon testosteron, yaitu hormon yang berfungsi untuk pengembangan karakteristik laki-laki. Selain itu juta hormon luteinizing turut menjaga sintesis sperma. Luteinizing dalam jumlah yang tepat mampu memastikan jumlah produksi sperma yang normal. Sedangkan untuk wanita, hormon luteinizing turut berperan dalam siklus menstruasi tahap awal. Tanpa bantuan hormon luteinizing, tubuh wanita tidak siap untuk fase siklus menstruasi yang berikutnya. Hormon luteinizing diproduksi oleh kelenjar pituitary.
  • Folicel Stimulating Hormone (FSH)
Hormon FSH diperlukan untuk proses pembuahan. Sistem kerja FSH adalah dengan merangsang folikel, yaitu struktur yang mengandung sel-sel telur pada ovarium wanita. Sementara untuk laki-laki, folikel turut menbantu merangsang testis memproduksi sel sperma. Hormon FSH diproduksi oleh kelenjar hipofisis.
  • Melanosit Stimulating Hormone MSH
Hormon MSH berfungsi sebagai pengatur warna kulit dengan merangsang produksi dan pelepasan melanin oleh sel-sel melanosit dalam kulit dan rambut. MSH juga turut mempengaruhi peningkatan dan penurunan nafsu makan dan gairah seksual makhluk hidup ketika berada dalam otak. Melanin yang dilepaskan oleh sel-sel melanosit hanya dapat berkerja pada malam hari. Oleh sebab itu, waktu paling bagus berkerjanya hormon MSH adalah saat sedang tidur di malam dengan keadaan lampu dimatikan.
  • Hormon Tiroksin (T3) dan Triidotironin (T4)
Tiroksin dan Triidotironin adalah hormon yang berperan dalam mengatur metabolism di dalam tubuh, mengatur suhu tubuh, metabolism karbohidrat, dan penggunaan oksigen dan karbondioksida serta perkembangan tubuh dan mental. Kedua hormon ini diproduksi oleh kelenjar tiroid yang letaknya di tenggorokan.
  • Hormon Kalsitonin
Hormon kalsitonin adalah hormon yang membantu mengatur kadar kalsium dan fosfor dalam tubuh. Hormon yang diproduksi oleh kelenjar tiroid ini mencegah tubuh mengambil kalsium dari tulang dan dari reabsorbing mineral melalui saluran kemih, sehingga membantu mengurangi jumlah kalsium dalam aliran darah.
  • Hormon Paratiroid
Hormon paratiroid berfungsi untuk mengatur kadar kalsium di dalam darah dengan melepaskan kalsium di dalam tulang ketika darah kekurangan kalsium. Sedangkan ketika darah sudah memiliki cukup banyak kalsium, kelenjar paratiroid akan berhenti memproduksi hormon paratiroid. Hormon paratiroid diproduksi oleh kelenjar paratiroid yang letaknya di leher dibagian belakang kelenjar tiroid.
  • Hormon Adrenalin/Epinefrin
Hormon Adrenalin atau Epinefrin berfungsi sebagai pemicu denyut jantung ketika menemukan situasi yang mencekam atau dalam keadaan stress. Hormon ini akan merangsang perombakan glikogen di dalam otot dan membakarnya menjadi energy. Hormon adrenalin/epinefrin diproduksi oleh kelenjar adrenal yang berada di atas ginjal.
  • Hormon Noradrenalin/Norepinefrin
Fungsi dari hormon noradrenalin adalah untuk memberikan agresifitas tubuh. Ketika harus bereaksi terhadap stressor, noradrenalin meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung, memungkinkan kita untuk melawan atau lari.
  • Hormon Glukokortikoid
Hormon glukokortikoid adalah hormon yang beperan proses metabolism glukosa. Hormon Glukokortiroid diklasifikasikan ke dalam dua kategori yaitu hidrokortison dan kortikosteron. Kedua hormon ini berperan dalam pengaturan inflamasi tubuh. Hormon tersebut diproduksi oleh hormon kelenjar adrenal yang berada di atas ginjal.
  • Hormon Insulin  
Hormon insulin adalah hormon yang diproduksi oleh kelenjar pancreas yang fungsinya adalah untuk mengatur metabolisme karbohidrat dan tingkat gula darah dalam tubuh.  Insulin membuat kita menggunakan glukosa dari karbohidrat yang kita makan dan menjadikannya energy atau menyimpan glukosa untuk penggunaan masa depan.
  • Hormon Glukagon
Hormon Glukagon juga berperan dalam pengaturan tingkat gula darah dalam tubuh. Ketika tingkat gula darah terlalu rendah, glucagon akan mengkonversi glikogen yang tersimpan di dalam hati menjadi glukosa dan menyalurkannya ke dalam aliran darah. Cara kerja hormon ini adalah kebalikan dari hormon insulin yang justru menyimpan glukosa. Kelenjar yang memproduksi hormon ini adalah kelenjar pancreas.
  • Hormon Estrogen
Hormon estrogen berfungsi dalam memelihara dan mengembangkan organ reproduksi wanita dan ciri-ciri seks sekunder pada wanita, serta memberi kematangan seks pada organ reproduksi wanita. Hormon estrogen ini diproduksi oleh kelenjar ovarium
  • Hormon Progesteron
Hormon progesteron adalah hormon yang berfungsi memelihara kehamilan pada wanita dan membantu wanita memasuki periode pembuahan serta mengatru siklus haid. Hormon ini diproduksi oleh kelenjar ovarium.
  •  Human Chorionic Gonadotrpin (HCG)
Hormon HCG adalah hormon yang di produksi di plasenta dan berfungsi untuk memelihara kehamilan
  • Hormon Testoteron
Hormon testoteron berfungsi untuk mengembangkan organ seks laki-laki seperti penis dan testis, pertumbuhan tulang, produksi sperma, pendalaman suara, pengembangan rambut wajah dan kemaluan, serta gairah seks atau libido. Pada wanita, hormon testoteron juga diproduksi dalam jumlah yang sedikit dan berfungsi untuk penguatan tulang dan perilaku seksual.
21 Macam-Macam Hormon dan Fungsinya Pada Manusia | Widia Muliadi | 5

0 komentar:

Posting Komentar