Pengertian Dan Contoh Subjek dan Predikat Lengkap

Pengertian Dan Contoh Subjek dan Predikat Lengkap - Berbicara tentang kalimat SPOK dalam bahasa indonesia tentunya teman - teman semua telah mempelajarinya di sekolah.  Kalimat SPOK yang merupakan sebuah susunan kalimat yang terdiri dari Subjek(S), Objek (O), Predikat(P), dan Keterangan(Ket) yang masing - masing makna dari SPOK memiliki makna dan tujuan tersendiri.  Dalam pembahasan kita kali ini adalah pengertian dan contoh subjek dan predikat dengan lengkap. 

Hubungan Antara Subjek dan Predikat

Kalimat merupakan satuan bahasa yang terdiri dari kata alias rangkaian kata jadi bisa berdiri sendiri serta menyebutkan makna dengan cara lengkap. Kalimat mempunyai intonansi final. Kalimat lengkap mempunyai strukur antara lain subjek, predikat, objek serta keterangan. Subjek adalah tahap kalimat yang memperlihatkan pelaku alias persoalan. Subjek bisa menjawab pertanyaan siapa serta apa. Subjek biasanya berupa kata benda alias frasa (kongkret alias abstrak) merujuk terhadap benda. Predikat adalah tahap yang memkabarhu perbuatan alias keadaan subjek. Predikat biasanya berupa kata alias frasa yang bisa menjawab pertanyaan mengapa serta bagaimana.  Jenis kalimat antara lain berdasarkan pengucapan, jumlah klausa, isi, kelengkapan unsur serta susunan subjek predikat. Untuk tipe kalimat berdasarkan susunan subjek predikat terdiri dari kalimat versi (biasa) serta kalimat inversi.

Kalimat inversi merupakan kalimat yang predikatnya mendahului subjek. Kalimat ini dipakai untuk penekanan atatu ketegasan makna. Ciri dari kalimat inversi yaitu kata alias frasa tenrtentu yang pertama timbul dalam tuturan bakal menjadi kata kunci yang mempengaruhi makna dalam faktor memunculkan kesan tertentu, dibandingkan dengan kata alias frasa ditempatkan pada uruan kedua. 

Contoh dari kalimat inversi :
  • Bekerja kakak untuk mendaptkan uang.( P S)
  • Ambilkan adik buku diteras depan !(P S)
  • Setuju mereka untuk berlatih bersama. (P S)

Kalimat versi adalah kalimat yang susunannya sesuai dengan tata bahasa Indonesia (S-P-O-K). Contoh dari kalimat versi :
  • Mereka mengikuti seminar di Teknokrat. (S P O K)
Subjek serta predikat adalah salah satu unsur dari struktur suatu  kalimat. Kedua unsur tersebut mempunyai pola hubungan yang sangat ketergantungan, tanpa adanya subjek suatu  kalimat menjadi tak lebih lengkap sebab subjek diibaratkan sebagai kepala pada kalimat. Sama halnya dengan predikat, mesikipun unsur yang satu ini bukan adalah kepala pada suatu  kalimat, namun unsur ini mempunyai peranan penting yaitu sebagai inti dari suatu  kalimat. 

Empat pola hubungan antara subjek dan predikat : 

Semua Subjek adalah bukan semua Predikat
Contoh kalimat:
  • Semua mobil adalah bukan semua Toyota
  • Semua Guru adalah bukan semua wanita.
  • Semua motor adalah bukan semua matic
  • Semua wanita adalah bukan semua berambut pendek.
Pengertian Dan Contoh Subjek dan Predikat

Semua Subjek adalah Predikat
Contoh kalimat:
  • Semua manusia adalah ciptaan tuhan.
  • Sebagian wanita adalah memakai rok.
  • Sebagian dosen Unila adalah wanita.
Tak adapun Subjek adalah Predikat
Contoh kalimat :
  • Tak ada satupun wanita adalah berjenggot.
  • Tak ada satupun manusia adalah kuat menahan haus.
Sebagian Subjek adalah sebagian Predikat
Contoh kalimat :
  • Sebagian manusia adalah sebagian pria.
  • Sebagian fauna adalah sebagian nasib di air.
  • Sebagian manusia adalah sebagian tak bisa bernyanyi.
Hubungan antara subjek serta predikat bisa dijelaskan dengan diagram Venn sebagai berikut :
  • Semua Subjek adalah bukan semua Predikat 
  • Semua Subjek adalah Predikat 
  • Tak adapun Subjek adalah Predikat
  • Sebagian Subjek adalah sebagian Predikat
Proposisi analitik adalah proposisi yang predikatnya mempunyai arti yang telah terkandung pada subyeknya.  Contoh :
  • Manusia adalah mahkluk nasib
  • Kursi adalah benda mati
Apabila dilihat dari contoh tampak bahwa predikat pada proposisi analitik tak mendatang pengetahuan baru sebab pengertiannya telah terkansung pada subyeknya. Proposisi ini disebut dengan proposisi a priori

Proposisi yang kedua adalah proposisi sintetik yaitu proposisi yang predikatnya mempunyai arti yang bukan menjadi kewajiban bagi subyeknya.  Contoh : 
  • Ani adalah pemain film yang terbaik
Predikatnya adalah pengetahuan baru yang didapat melewati pengalaman. Proposisi ini adalah lukisan dari kenyataan empirik serta untuk menguji benar salahnya diukur berdasarkan sesuai alias tidaknya dari kenyataan empiriknya.Proposisi ini disebut proposisi a posteriori
Selain itu, berdasarkan bentuknya ada 3 macam yaitu proposisi kategorik, proposisi disjungtif serta Proposisi Hipotetik.

Pengertian Dan Contoh Subjek dan Predikat Lengkap - Demikian penjelasan singkat tentang arti subjek (S), Dan Predikat (P),  semoga artikel ini dapat dijadikan sebuah pedoman dalam pembelajaran.  Kurang dan lebihnya saya ucapkan maaf.  Semoga bermanfaat dan Terimakasih
Pengertian Dan Contoh Subjek dan Predikat Lengkap | Widia Muliadi | 5

0 komentar:

Posting Komentar