Pengertian Dan Contoh Kata Serapan (Adopsi, Adaptasi, Dan Pungutan)

Pengertian Dan Contoh Kata Serapan (Adopsi, Adaptasi, Dan Pungutan) - Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional rakyak indonesia yang mana kita sudah ketahui bangsa indonesia memiliki bermacam - macam suku, adat dan bahasa. Selain itu juga bahasa indonesia memiliki kosa kata yang lengkap dan mencakup semua konteks bahasa. Bahasa Indonesia banyak menyerap kosa kata yang lengkap mencakup semua konteks bahasa. Bahasa indonesia banyak menyerap kosa kata dari bahasa lain , sehingga ketika ada budaya dari luar yang masuk ke indonesia dan bahasa indonesia tidak memiliki kosa kata untuk mendeskripsikannya.

A.    Arti Kata Serapan
Bahasa Indonesia adalah bahasa yang dinamis, yang rutin berkembang dari waktu ke waktu sesuai dengan tuntutan kebutuhan masyarakat pengguna serta penuturnya. Salah satu dampak dari sifat dinamis tersebut adalah masuknya beberapa unsur kebahasaan dari bahasa asing, yang kemudian disebut sebagai unsur serapan.

Jadi arti dari kata serapan adalah kata yang di serap dari beberapa bahasa lain, baik dari bahasa daerah maupun dari bahasa asing, yang di gunakan dalam bahasa Indonesia yang tutorial penyusunannya mengalami perubahan ataupun tak mengalami perubahan.  Kata-kata yang berasal dari bahasa asing (Inggris, Arab, Sansekerta, Cina, dsb) alias dari bahasa daerah (Jawa, Sunda, Bali, Batak, dsb) disebut kata serapan

Latar Belakang Munculnya Kata Serapan
Yang melatarbelakangi munculnya kata serapan adalah kosakata bahasa Indonesia yang terus bertambah, yang pastinya pertambahan itu sejalan dengan perkembangan masyarakat serta lingkungan nasib. Pesatnya kemajuan di segala bidang ilmu pengetahuan serta teknologi bisa memperkaya alias mebutuhas kosakata. Sumber butuhasan kosakata itu pada garis besarnya ada dua macam, yaitu sumber dalam serta sumber luar.

  • Sumber Dalam : Sumber dalam adalah swadaya bahasa Indonesia sendiri. Swadaya itu bisa berwujud:
  1. Pengaktifan kata-kata lama
  2. Pembentukan baru
  3. Penciptaan kata-kata baru
  4. Pengakroniman
  • Sumber Luar : Sumber luar butuhasan kosakata Indonesia adalah kata-kata dari:
a.Bahasa serumpun (bahasa-bahasa daerah yang tersedia di Indonesia/rumpun bahasa Austronesia)
b. Bahasa asing (Arab, Sansekerta, Portugis, Belanda, Inggris, serta sebagainya).
Kata-kata yang diambil dari sumber lua ini disebut kata pungutan, alias lebih bersahabat disebut sebagai kata serapan.
C. Pengelompokan Kosakata Serapan
1.      Kosakata Pungutan dari Bahasa Daerah
Dalam kenyataannya kini ini tersedia kosakata pungutan dari bahasa daerah/dialek, yaitu dari:
a. Bahasa Jawa
Amblas                     =       hilang, lenyap, habis sama sekali
Ampuh                     =       sakti
Langka                     =       jarang ada
Lugu                         =       polos, apa adanya
Tuntas                      =       berakhir
b. Bahasa Sunda
Nyeri                        =       sakit sebab pukul, luka, serta sebagainya
Kagok                      =       canggung
Mending                   =       mendingan, lumayan
Meriang                    =       sakit
c. Bahasa Minangkabau
Acuh                        =       peduli
Cemooh                    =       ejekan, hinaan
Gigih                        =       keras hati, tetap teguh pada pendirian
Bertele-tele               =       melantur-lantur berkepanjangan
d. Dialek Jakarta
Begadang                 =       berjaga (tidak tidur hingga larut malam)
Ceroboh                   =       tak cermat
Genit                        =       bergaya-gaya
Cakep                       =       elok, cantik
Usut, mengusut        =       menyelidiki sangatlah
e.Bahasa Pelembang
Santai                       =       dengan seenaknya (tidak serius)
Bersantai-santai        =       meperbuat sesuatu dengan santai
2. Kosakata Serapan dari Bahasa Asing
Kosakata dari bahasa asing terbagi atas 4 golongan, yaitu:
a. Adpilihan
Adpilihan adalah pungutan dengan cara utuh, tanpa perubahan alias penyesuaian.
Contoh:
1)      Bahasa sansekerta : Agama, cita, wanita
2)      Bahasa Arab : akal, nasihat, rukun
3)      Bahasa persi : nahkoda, istana
4)      Bahasa tamil : mahligai, perisai
5)      Bahasa portugis : almari, meja

Kata Serapan

b. Adaptasi
Adaptasi adalah pungutan yang disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia. Adaptasi ejaan unsur serapan diperbuat dengan kaidah sebagai berikut:
1)      Aa menjadi a
Contoh:       Octaaf  :  Oktaf
2)      Ae tetap ae, apabila tak bervariasi dengan e
Contoh:       Aerobe  :   Aerob
3)      Ae menjadi e apabila bervariasi dengan e
Contoh :      Crystal  :  Kristal
4)      Ie tetap ie apabila lafalnya bukan i
Contoh:       Carrier  :  Karier
5)      Kh (Arab) tetap kh
Contoh:       Akhir  :  Akhir
Contoh:       Haemoglobin  :  Hemoglobin
6)      Ai tetap ai
Contoh:       Trailer              à        Trailer
7)      Au tetap au
Contoh:       Audiogram      à        Audiogram
8)      C di depan a, u, o, serta konsonan menjadi k
Contoh:       Cubic               à        Kubik
9)      Ou, apabila pelafalannya au, menjadi au
Contoh:       Counter          à        Kaunter
10)  Ou, apabila pelafalannya u, menjadi u
Contoh:       Coupon           à        Kupon.[5]

c.  Penerjemahan
Terjadi apabila pengguna bahasa mengambil konsep yang terkandung dalam bahasa asing itu, kemudian kata tersebut dicari padanannya dalam Bahasa Indonesia
Contohnya :         Overlap  :  tumpangtindih
                             Try out  :  uji coba

d. Kreasi
Terjadi apabila pengguna bahasa hanya mengambil konsep dasar yangada dalam bahasa Indonesia. Tutorial ini mirip dengan tutorial penerjemahan, bakal namun mempunyai perbedaan. Tutorial kreasi tak menuntut bentuk fisik yang mirip semacam penerjemahan.
Boleh saja kata yang ada dalam bahasa aslinya ditulis dalam 2 alias 3 kata, sedangkan bahasa Indonesianya hanya satu kata saja.
Contoh :   Effective   :   sukses guna
                 Spare parts   :   suku cadang.[6]

Penulisan Kata Serapan

Penulisan kata serapan golongan pertama tak berpersoalan sebab ejaan serta lafal telah semacam sistem ejaan serta lafal bahasa Indonesia. Malah kata-kata itu telah tak dirasakan lagi sebagai berasal dari bahasa asing. Penulisan kata serapan golongan kedua tak jarang memunculkan persoalan sebab meskipun telah ada pedomannya, namun masyarakat tak jarang tak mematuhi. Umpama kata karier  ditulis karir, kata trotoir ditulis trotoar, kata ekspres ditulis ekpres, serta kata rumit ditulis komplek.
Untuk bisa menulis kata-kata serapan golongan kedua, tak ada jalan lain bagi kami tidak hanya menontonnya dalam kamus yang baik. Salah satu kamus yang paling baik dewasa ini adalah Kamus Besar Bahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Balai Pustaka.[7]
Berdasarkan taraf integrasinya unsur pinjaman dalam bahasa Indonesia bisa dibagi atas dua golongan besar.
Pertama, unsur yang belum sepenuhnya terserap ke dalam bahasa Indonesia, semacam reshuffle, shuttle cock, l’exploitation de l’home par l’homme, unsur-unsur ini dipakai dalam konteks bahasa Indonesia, namun pengucapannya tetap mengikuti tutorial asing.
Kedua, unsur asing yang pengucapan serta penulisannya disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia diusahakan supaya ejaan asing hanya diubah sebutuhnya hingga bentuk Indonesianya tetap bisa dibandingkan dengan bentuk asalnya.
Disamping itu, akhiran yang berasal dari bahasa asing diserap sebagai bagaian kata yang utuh. Kata semacam standardisasi, implementasi, serta objektif diserap dengan cara utuh disamping kata standar, implement, serta objek.
Begitu juga penulisan kata serapan dari bahasa daerah yang belum dianggap baku, wajib ditulis dengan huruf miring. Dalam tulisan manual diberi garis bawah tunggal. Umpama kata-kata amburadul, semrawut, nggak, nyentips, serta lebay.
Berikut ini didaftarkan sebagian kata asing yang diserap ke dalam bahasa Indonesia, yang tak jarang dipakai oleh pengguna bahasa.
Kata Asing
Penyerapan yang salah
Penyerapan yang benar

Kesimpulan

  • Kata serapan adalah kosakata hasil penyerapan dari bahasa lain, baik yang berasal dari bahasa daerah maupun bahasa asing.
  • Kata serapan timbul sebab kedinamisan bahasa Indonesia yang berkembang seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi.

Kata serapan dibagi atas 4 kelompok:
  • Adpilihan
  • Adaptasi
  • Penerjemahan
  • Kreasi
  • Penulisan kata serapan yang baik serta benar adalah yang sebagaimana tersedia dalam Kamus Besar Bahsa Indonesia.
Kata Serapan



Contoh kata serapan (adpsi,adaptasi,pungutan dan penggunaan dalam kalimat :

Kata serapan dalam bahasa inggris
  • Application : Aplikasi
Pegawai kecamatan seputih raman menerbitkan aplikasi android untuk penghitungan cepat.
  • Actor : Aktor
Aktor saiful jamil populer di dangdut akademi
  • Aquarium : Akuarium 
Adik membeli akuarium barunya dari pasar bambu kuning
  • Allergy : Alergi
Santi menghindari makanan laut karna alergi 

  • Coin : Koin
Saat ini sangat sulit untuk mendapatkan uang koin

Kata Serapan Dari Bahasa Arap
  • Abad : Abad
Indonesia telah merdeka lebih dari setengah abad
  • Abadi : Abadi
Cinta ini akan abadi untuk selamanya
  • Halal : Halal
Googel Image - Pengertian Dan Contoh Kata Serapan (Adopsi, Adaptasi, Dan Pungutan)

Setiap Makanan yang di jual di supermarket harus memiliki lannnbel halal
  • Haram : Haram
Daging babi haram untuk di makan
  • Ilmu : Ilmu
Tuntutlah ilmu setinggi mungkin

Kata Serapan Dari Bahasa Belanda
  • Amateur : Amatir
Budi adalah pemain bola amatiran
  • Bombarderan : Bombardir
Bandung adalah salah satu kota bombardir
  • Atleet : Atlet
Doni adalah atlet sepak bola
  • Boetik : Butik
Dian memulai karirnya dengan membuka sebuah butik kecil
  • Berichen : Berita
Budi menjelaskan berita tentang kebakaran


Kata Serapan Dari Bahasa Jawa Kuno
  • Cahya : Cahaya
Cahaya matanya memancarkan cinta
  • Ajian : Mantra
David mendatangi dukun cinta untuk mendapatkan mantra
  • Duraka : Durhaka
Malin kundang adalah anak yang durhaka
  • Phala : Pahala
Berbuat baik untuk mendapat pahal
  • Bhasa : Bahasa
Budi selalu bicara dengan bahasa inggris

Dalam proses penyerapan bahasa asing ke bahasa indonesia melalui empat cara yaitu :

  • Adopsi
  • Adaptasi
  • Penerjemahan
  • Kreasi
Penjelasan :
  • Adopsi adalah pengambilan kata serapan dari bahasa asing secara keseluruhan dari bentuk dan maknanya. Conntoh : Era, Label, Formal, Edit
  • Adaptasi adalah pengambilan kata serapan dengan menyesuaikan ejaan dan penulisan bahasa indonesia . Contoh : Intelectual menjadi Intelektual , Advocaat menjadi Advocat, Document menjadi dokumen
  • Penerjemahan adalah pengambilan konsep dalam bahasa asing dengan mencari pandangannya dalam bahasa indonesia. Contoh : Overlap menjadi tumpang tindih, acceleration menjadi percepatan, try out menjadi uji coba, velocity menjadi percepatan.
  • Kreasi adalah pengambilan kata serapan dengan mengambil knsep yang ada dalam bahasa indonesia . contoh : effektif menjadi berhasil guna, shuttle menjadi ulang alik, mouse menjadi tetikus, upload menjadi unggah, download menjadi unduh.

Pengertian Dan Contoh Kata Serapan (Adopsi, Adaptasi, Dan Pungutan) - Demeikian penjelasan tentang pengertian dan contoh kata - kata serapan dalam bahasa indonesia, semoga artikel ini bermanfaat bagi teman - teman .  Terimakasih

Pengertian Dan Contoh Kata Serapan (Adopsi, Adaptasi, Dan Pungutan) | Widia Muliadi | 5

0 komentar:

Posting Komentar