Pengertian, Dan Contoh Diksi Lengkap

Pengertian, Dan Contoh Diksi Lengkap - Dalam bahasa indonesia kita di kenalkan dengan istilah diksi. Diksi sendiri memiliki arti pemilihan kata yang tepat dan selaras dalam penggunaanya sehingga dapat memberikan kesanatau makna atau efek yang sesuai dengan harapan. Dalam sastra penggunaan diksi selalu disinggung karna memiliki peran yang cukup penting . Seperti halnya dalam sebuah puisi , pemilihan diksi berkorelasi dengan irama musikal yang akan di timbulkan puisi tersebut, so diksi dapat di artikan pilihan kata. yang tujuannya adalah pemilihan kata yang tepat untuk menyatakan sesuatu. pemilihan kata adalah unsur yang sangat penting , baik dalam dunia mengarang maupun dalam dunia tutur kata sehari - hari. Dalam kamus memberikan suatu ketepatan kepada kita tentang pemakaian kata - kata . Dalam hal ini makna yang tepatlah yang di perlukan.

Contoh :
  • Kakeku mampus tadi sore (tidak benar)
  • Kakekku meninggal tadi sore ( Benar)
Syarat - Syarat Kesesuaian Diksi
  • Hindari sejauh mungkin bahasa atau unsur substanndart dalam situasi yang formal.
  • Gunakan kata kata ilmuah dalam situasi yang khusus saja.  Dalam situasi yang umum hendaknya penulis dan pembicara menggunakan kata kata popular
  • Hindarilah jargon dalam tulisan untuk pembaca umum
  • Penulis atau pembicara sejauh mungkin menghindari pemakaian kata kata slang
  • Dalam penulisan jangan mempergunakan kata percakapan
  • Hindari ungkapan - ungkapan usang atau idiom yang mati
  • Jauhkan kata - kata atau bahasa yang artfisial

Fungsi Diksi :
  • Membuat pembaca atau pendengar mengerti secara benar dan tidak salah paham terhadap apa yang di sampaikan oleh pembicara atau penulis
  • Untuk mencapai komunikasi yang efektif
  • Melambungkan gagasan yang di ekspresikan secaa verbal
  • Melambangkan gagasan yang di exspresikan secara verbal
  • Membentuk gaya exspresi gagasan yang tepat , sangat resmi, resmi, tidak resmi, sehingga menyenangkan pendengaratau pembaca
Definisi Diksi

Opsi kata alias Diksi adalah pemilihan kata – kata yang sesuai dengan apa yang hendak kami ungkapkan. Diksi  alias Plilihan kata mencakup arti kata – kata mana yang wajib dipakai untuk mencapai sebuahgagasan, bagaimana membentuk pengelompokan kata – kata yang cocok alias memakai ungkapan – ungkapan, serta gaya mana yang terbaik dipakai dalam sebuahsituasi.
   
Kegunaaan Diksi 

Kegunaaan Opsi kata alias Diksi adalah Untuk mendapatkan keindahan guna meningkatkan daya ekspresivitas. Maka sebuah kata bakal lebih jelas, apabila opsi kata tersebut cocok serta sesuai. Kecocokan opsi kata berfungsi supaya tak memunculkan interpretasi yang berlainan antara penulis alias pembicara dengan pembaca alias pendengar, sedangkan kesesuaian kata berfungsi supaya tak merusak suasana. Tidak hanya itu berkegunaaan untuk menghaluskan kata serta kalimat supaya terasa lebih indah. Serta juga dengan adanya diksi oleh pengarang berkegunaaan untuk mendukung jalan cerita supaya lebih runtut mendeskripsikan tokoh, lebih jelas mendeskripsikan latar waktu, latar tempat, serta latar sosial dalam cerita tersebut.

Pengertian, Dan Contoh Diksi Lengkap


Kegunaaan Diksi 
1. Bisa membedakan dengan cara cermat kata-kata denitatif serta konotatif, bersinonim serta hapir bersinonim, kata-kata yang mirip dalam ejaannya.
2. Bisa membedakan kata-kata ciptaan sendiri fan juga kata yang mengutip dari orang yang populer yang belum diterima dimasyarakat. Jadi bisa menyebabkan persengketaan dalam masyarakat.
  
Contoh Kalimat Diksi 
·         Sejak dua tahun yang lalu ia membanting tulang untuk mendapatkan kepercayaaan masyarakat 
·         Dirinya adalah wanita cantik (denotatif) 
·         Dirinya adalah wanita manis (konotatif) 
·         APBN RI mengalami kenaikan lima belas persen (kata konkrit) 
·         Kebenaran (kata abstrak) pendapat itu tak terlalu tampak

Sebelum menentukan opsi kata, penulis wajib memperhatikan dua faktor pokok, yakni: persoalan makna serta relasi makna :

•   Makna sebuah kata / sebuah kalimat adalah makna yang tak rutin berdiri sendiri. Adapun makna menurut (Chaer, 1994: 60) terbagi atas berbagai kelompok yaitu :

1.  Makna Leksikal :  makna yang sesuai dengan referennya, sesuai dengan hasil observasi alat indera / makna yg sungguh-sungguh nyata dlm kenasiban kita. Contoh: Kata tikus, makna leksikalnya adalah binatang yang menyebabkan timbulnya penyakit (Tikus itu mati diterkam kucing).

2.  Makna Gramatikal : untuk menyebutkan makna-makna alias nuansa-nuansa makna gramatikal, untuk menyebutkan makna jamak bahasa Indonesia, memakai proses reduplikasi semacam kata: buku yg bermakna “sebuah buku,” menjadi buku-buku yang bermakna “tidak sedikit buku”.

3.  Makna Referensial serta Nonreferensial : Makna referensial & nonreferensial perbedaannya adalah berdasarkan ada tidaknya referen dari kata-kata itu. Maka kata-kata itu mempunyai referen, yaitu sesuatu di luar bahasa yang diacu oleh kata itu. Kata bermakna referensial, kalau mempunyai referen, sedangkan kata bermakna nonreferensial kalau tak mempunyai referen. Contoh: Kata meja serta kursi (bermakna referen). Kata sebab serta tetapi (bermakna nonreferensial). 


3. Makna Denotatif serta Konotatif
Makna denotatif adalah makna asli, makna asal alias makna sebetulnya yang dimiliki sebuah leksem. Contoh: Kata kurus, bermakna denotatif keadaan tubuhnya yang lebih kecil & ukuran badannya normal.  Makna konotatif adalah: makna lain yang ditambahkan pada makna denotatif tadi yang berhubungan dengan kualitas rasa orang / kelompok orang yang memakai kata tersebut. Contoh: Kata kurus pada contoh di atas bermakna konotatif netral, artinya tak mempunyai kualitas rasa yang mengenakkan, tetapi kata ramping bersinonim dengan kata kurus itu mempunyai konotatif positif, kualitas yang mengenakkan. Orang bakal bahagia bila dikatakan ramping.


e. Satuan semantic
Semacam pada tak sedikit bentuk leluasa yang minimal yang disebut di atas ini, metode ini memilah-milah kalimat ke dalam kesatuan-kesatuan semantiknya yang paling kecil. Tetapi, bahasa tak jarang memuat kata yang mempunyai kualitas semantik kecil (dan tak jarang memainkan peran yang lebih gramatikal), alias kesatuan-kesatuan semantik yang adalah kata majemuk.
Dalam prakteknya, para pakar bahasa memakai campuran semua metode ini untuk menentukan batas kata dalam kalimat. Tetapi pemakaian metode ini, definisi persis kata tak jarang tetap sangat sukar ditangkap


Pengertian, Dan Contoh Diksi Lengkap - Demikian penjelasan dan pembahasan tentang pengertian dan contoh Diksi secara singkat .  Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi teman - teman semua. Terimakasih
Pengertian, Dan Contoh Diksi Lengkap | Widia Muliadi | 5

0 komentar:

Posting Komentar