Cara Menentukan Unsur - Unsur Interistik Pada Cerpen

Cara Menentukan Unsur - Unsur Interistik Pada Cerpen - Pada kesempatan kali ini saya akan membahas cara menentukan unsur - unsur interistik pada cerpen. Mungkin sudah banyak teman - teman yang memahami istilah cerpen sendiri.  Cerpen adalah karya sastra yang memuat penceritaan secara memusat pada suatu peristiwa poko saja. Semua peristiwa lain yang di ceritakan dalam sebuah cerpen , tanpa kecuali ditunjukan untuk mendukung peristiwa poko. Cerpen selesai dibaca sekali duduk , kira - kira berkisar antara setengah sampai dua jam.  Seperti karya sastra lainnya cerpen juga memiliki unsur - unsur interinsik yang dapat membangun cerpen tersebut.  Unsur unsur interisik cerpen meliputi tema , penokohan , latar, alur, sudut pandang pengarang, dan amanat.
Unsur - Unsur Yang Perlu Di Perhatikan Dalam penulisan Cerpen :
  • Tema 
Tema merupakan ide pokok pengarang dalam menyusun karya sastranya.  Tema merupakan hal yang ingin disampaikan dan dipecahkan oleh pengarang melalui ceritanya.
  • Penokohan
Cerita pendek merupakan cerita yang mengisahkan kehidupan manusia dengan salah satu atau beberapa permasalahan yang dihadapinya.  Tokoh dalam cerita ini akan melakukan tugasnya menjadi sumber cerita.  Dengan demikian tokoh merupakan manusia yang memiliki fisik atau watak . Penokohan juga sering di sebut perwatakan .  Perwatakan adalah pelukian mengenai tokoh cerita.
  • Latar
Latar atau setting adalah gambaran tempat waktu, atau segala situasi peristiwa dalam cerita.  Latar dibagi menjadi tempat,waktu, dan situasi.
  • Alur
Alur juga disebut plot cerita. Alur atau plot cerita merupakan cara pengarang menjalin peristiwa - peristiwa dalam cerita secara beruntun sehingga membentuk kesatuan yang padu, bulat, dan utuh.   Alur merupakan elemen penting dalam membentuk sebuah karya fiksi.

Cara Menentukan Unsur - Unsur Interistik Pada Cerpen

Tahap - tahap alur meliputi :
  1. Permulaan
  2. Pertikaian
  3. Perumitan
  4. Puncak atau klimaks
  5. Peleraian
  6. Akhir
Macam - Macam Alur Dalam cerpen Sebagai Berikut :

A.  Alur Berdasarkan Urutan Waktu.
  1. Alur kronologis/alur maju/alur progresif
  2. Alur tidak kronologis/alur mundur/alur regresi/alur flashback
  3. Alur campuran
B.  Alur Berdasarkan Jumlah :
  1. Alur Tunggal
  2. Alur Ganda
C.  Alur Berdasarkan Kepadatan/Kualitatif
  1. Alur Erat
  2. Alur Longgar
D.  Alur Menanjak

  • Sudut Pandang
Sudut pandang juga disebut pengisahan .  Sudut pandang pengarang adalah penempatan posisi pengarang terhadap tokoh untuk menampilkan cerita.  Secara umum pusat pengisahan dikatagorikan sebagai berikut :

1.  sudut Pandang Orang Ketiga

Pengsahan cerita pada umumnya mempergunakan sudut pandang orang ketiga . Narator adalah seseorang diluar cerita yang menampilkan tokoh - tokoh cerita dengan menyebut nama atau kata ganti orang ketiga, misalnya ia, dia, dan mereka.

2.  Sudut Pandang Orang Pertama

Dalam pengisahan cerita yang menggunakan sudut pandang orang pertama, Narator adalah seorang yang ikut terlibat dalam cerita . Ia, adalah si' aku' yaitu tokoh yang berkisah, mengisahkan kesadaran diri sendiri.

C.  Sudut Pandang Campuran

Penggunaan sudut pandang bersifat campuran berupa penggunaan sudut pandang orang ketiga dengan teknik "dia" dan orang pertama dengan teknik "aku"
  • Amanat
Amanat merupakan pesan yang ingin di sampaikan pengarang dalam sebuah cerita.  Pesan dalam sebuah cerita mencerminkan pandangan hidup pengarang .  Sebuah cerita mengandung penerapan pesan dari pengarang .  Pesan ini selanjutnya di sebut pesan moral.  Pesan moral dapat berupa penerapan sikap dan tingkah laku para tokoh yang terdapat dalam cerita.  Melalui cerita, sikap, dan tingkah laku tokoh tersebut diharapkan dapat menyajikan hikmah.

Cara Menentukan Unsur - Unsur Interistik Pada Cerpen - Demikian penjelasan tentang cara menentukan unsur - unsur interistik pada cerpen semoga artikel ini bermanfaat bagi teman teman semua.  Terimakasih.  Di kutip dari Buku Bahasa Indonesia, Intan Pariwara
Cara Menentukan Unsur - Unsur Interistik Pada Cerpen | Widia Muliadi | 5

0 komentar:

Posting Komentar